KEMAJUAN KINERJA SEKRETARIS SENKOM MITRA POLRI JAWA TIMUR
38 Sekretaris
Kabupaten/kota Senkom Mitra Polri semangat dan antusias
Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Jurnalis dan Kesekretariatan, dari Sekretaris kabupaten / kota se-Jawa Timur, sangat
antusias memperhatikan materi selama dua hari,di dalam rangka sosialisasi
pedoman dan menerampilkan kerja sekretaris dengan lebih tertata scara
administratib, demikian Ungkap Wahyu Setiono (Sekprov Jatim) ,
tulislah berita yang memenuhi unsur H-5, 1H. kelola isi utama berita hingga menarik / membuat pembaca tertarik untuk membaca,dan tersampaikan berita untuk masyarakat Ungkap Ludhy Cahyana (Seorang Penulis Berita Nasional) di Gayungan No.7 Surabaya tanggal 26 s/d 27 Desember 2015.
by.SEnkom Mojokerto.
tulislah berita yang memenuhi unsur H-5, 1H. kelola isi utama berita hingga menarik / membuat pembaca tertarik untuk membaca,dan tersampaikan berita untuk masyarakat Ungkap Ludhy Cahyana (Seorang Penulis Berita Nasional) di Gayungan No.7 Surabaya tanggal 26 s/d 27 Desember 2015.
by.SEnkom Mojokerto.
Senkom Mitra Polri
Provinsi Jawa Timur mengadakan pelatihan kesekretariatan dan jurnalistik
di Kantor Senkom Jawa Timur, Jalan Gayungan 7 Nomor 11 Surabaya.
Pelatihan ini diadakan mulai 26-27 Desember 2015 dengan peserta 38 orang
yang terdiri sekretaris dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Dalam
pelatihan tersebut diisi oleh pemateri dari Sekretaris Senkom Provinsi
Jawa Timur, Wahjoe Soetiono dan redaktur beberapa kantor berita di
Jakarta, Ludhy Cahyana. Wahjoe Soetiono menegaskan dalam pelatihan,
"Sekretaris Senkom kabupaten/kota di Jawa Timur sudah memiliki basic
kemampuan kesekretariatan. Namun, perlu adanya penyegaran dan pembaruan
dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi dari sekretariat." Tugas pokok
dan fungsi sekretaris meliputi pelaporan berita daerah setiap bulan
kepada PP Senkom dan melakukan koordinasi dengan ketua. Di samping itu,
sekretaris harus menyiapkan surat menyurat baik untuk internal maupun
eksternal dan melakukan fungsi plan, do, and control. Selain ilmu
kesekretariatan, pun dapat ilmu jurnalistik. Ilmu jurnalistik pada tahun
sebelumnya telah diberikan kepada sekretaris. Namun, tetap harus
dilakukan pelatihan guna mengasah kemampuan. "Menulis berita dalam
sebuah angle yang sudah ditentukan akan jauh lebih mudah daripada belum
menentukan angle berita yang akan ditulis. Karena ini menyangkut pada
pertanyaan wartawan kepada narasumber," tandas Ludhy Cahyana. Wartawan
dituntut, imbuh Ludhy, mempunyai insting dan sudut pandang (red;
framing) yang kuat dan lugas. Demi keakuratan dan kecepatan berita yang
akan ditayangkan. Pun pula kredibilitas kantor berita dipertaruhkan.
Jadi, seorang sekretaris minimal mempunyai basic ilmu jurnalistik agar
dapat menunjang performa dan kinerja dalam mengemban tugas. (Fauzi;
Jatim 10.03c)
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Wahjoe Soetiono,
Sekretaris Senkom Mitra Polri Provinsi Jawa Timur menekankan pentingnya
peran sekretaris dalam sebuah organisasi. Terlebih lagi untuk Senkom
yang mempunyai basis anggota yang sangat besar di Indonesia khususnya di
Jawa Timur. "Sekretaris adalah otaknya sebuah organisasi. Artinya
seorang sekretaris dituntut untuk aktif, reaktif, dan responsif dalam
mengemban tugas organisasi. Baik berupa perintah ataupun instruksi, bisa
juga dari inisiatif dan kreativitas seorang sekretaris itu sendiri,"
pungkas Wahjoe Soetiono. Dalam perannya yang sentral dan vital tersebut,
sekretaris Senkom mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai penyambung
lidah. Antara ketua dengan internal anggota ataupun antara ketua dengan
pihak eksternal organisasi. "Tergantung pintar-pintarnya seorang
sekretaris melakukan fungsi kerja dan kontrol yang efektif dalam
menggerakkan roda organisasi, dalam hal ini Senkom," imbuh Wahjoe.
Organisasi tidak akan maju, berkembang, dan solid tanpa adanya dukungan
kinerja sekretaris yang capable. Oleh karenanya, sekretaris harus mampu
memainkan insting dan daya juangnya yang tinggi agar roda organisasi
tetap berjalan. "Walaupun anggota dalam organisasi terbilang pasif,
namun si sekretaris masih proaktif dalam kinerjanya. Maka, bisa
dikatakan sebuah organisasi masih relatif berjalan," tegasnya. (Fauzi;
Jatim 10.03c)
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Wahjoe Soetiono,
Sekretaris Senkom Mitra Polri Provinsi Jawa Timur menekankan pentingnya
peran sekretaris dalam sebuah organisasi. Terlebih lagi untuk Senkom
yang mempunyai basis anggota yang sangat besar di Indonesia khususnya di
Jawa Timur. "Sekretaris adalah otaknya sebuah organisasi. Artinya
seorang sekretaris dituntut untuk aktif, reaktif, dan responsif dalam
mengemban tugas organisasi. Baik berupa perintah ataupun instruksi, bisa
juga dari inisiatif dan kreativitas seorang sekretaris itu sendiri,"
pungkas Wahjoe Soetiono. Dalam perannya yang sentral dan vital tersebut,
sekretaris Senkom mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagai penyambung
lidah. Antara ketua dengan internal anggota ataupun antara ketua dengan
pihak eksternal organisasi. "Tergantung pintar-pintarnya seorang
sekretaris melakukan fungsi kerja dan kontrol yang efektif dalam
menggerakkan roda organisasi, dalam hal ini Senkom," imbuh Wahjoe.
Organisasi tidak akan maju, berkembang, dan solid tanpa adanya dukungan
kinerja sekretaris yang capable. Oleh karenanya, sekretaris harus mampu
memainkan insting dan daya juangnya yang tinggi agar roda organisasi
tetap berjalan. "Walaupun anggota dalam organisasi terbilang pasif,
namun si sekretaris masih proaktif dalam kinerjanya. Maka, bisa
dikatakan sebuah organisasi masih relatif berjalan," tegasnya. (Fauzi;
Jatim 10.03c)
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Tidak ada komentar
Posting Komentar