Normalisasi Sungai dan Pembersihan Barongan Roboh Dilaksanakan di Desa Kintelan, Puri Mojokerto
Normalisasi Sungai dan Pembersihan Barongan Roboh Dilaksanakan di Desa Kintelan, Puri Mojokerto
Senkom Mitra Polri Kecamatan Puri
Waktu" Kamis, 26 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB
Tempat" Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto,
Siapa" kurang lebih 80 personil dari berbagai pihak termasuk BPBD Kabupaten Mojokerto, DPUPR Kabupaten Mojokerto, Senkom Kecamatan Puri, Relawan SESE, PU SDA Jawa Timur, Juru Sungai BBWS Brantas Kabupaten Mojokerto, Santana (Santri Tangguh Bencana), serta masyarakat sekitar.
Apa": Kegiatan normalisasi sungai, evakuasi, dan pembersihan barongan yang roboh serta hanyut akibat banjir. Barongan tersebut telah menutupi aliran akses air yang mengalir, sehingga perlu dilakukan tindakan segera. Selain itu, juga dilakukan pembuatan tanggul guna memperkuat struktur sungai.
Mengapa" Untuk meminimalkan potensi terjadinya banjir akibat luapan air sungai di wilayah tersebut.
Bagaiman"a: Kegiatan berjalan secara aman dan lancar tanpa adanya kendala atau insiden yang mengganggu proses pelaksanaannya.
Pelaporan mengenai kegiatan ini disampaikan oleh Senkom Puri Kabupaten Mojokerto. Kondisi barongan yang roboh dan menghalangi aliran air menjadi perhatian utama bagi pihak terkait, mengingat risiko banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan merusak fasilitas umum di sekitar desa Kintelan.
Dengan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait, upaya penanganan ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah sementara tetapi juga memberikan perlindungan jangka panjang terhadap bahaya banjir. Partisipasi aktif masyarakat sekitar menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini, karena mereka memiliki pemahaman mendalam mengenai kondisi sungai dan wilayah sekitar.
Setelah melalui serangkaian proses kerja yang terkoordinasi dengan baik, seluruh pekerjaan normalisasi, pembersihan, dan pembuatan tanggul dapat diselesaikan sesuai target. Kondisi aliran air sungai kini kembali lancar, dan struktur tanggul yang baru dibangun diharapkan mampu menahan tekanan air pada musim hujan mendatang.
(sbr; Alx)
Tidak ada komentar
Posting Komentar